SEKELIK METRO — Persiapan Sosialisasi Antikorupsi dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2026 terus dimatangkan. Gladi bersih dan koordinasi teknis dilakukan untuk memastikan kegiatan di Aula Pemerintah Kota Metro berjalan tertib dan sesuai agenda.
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Pencegahan Korupsi sebagai Early Warning System”. Pemerintah Kota Metro menyambut baik pelaksanaan kegiatan, termasuk rencana kehadiran Direktur Pembinaan dan Peran Serta Masyarakat KPK RI, Kunto Ariawan, S.E., bersama jajaran.
Koordinasi juga dilakukan dengan Ditreskrimsus Polda Lampung, khususnya unsur Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Koordinasi ini dilakukan untuk mematangkan persiapan sekaligus memastikan keterlibatan masing-masing pihak dalam kegiatan.
Inisiator kegiatan, Hendra Apriyanes, mengatakan gladi bersih dilakukan agar seluruh pihak yang terlibat memahami teknis pelaksanaan. Mulai dari tata tempat, penerimaan tamu dan narasumber, perangkat pendukung, susunan acara, hingga alur kegiatan.
“Kami ingin memastikan kegiatan ini dipersiapkan dengan serius. Bukan hanya substansinya, tetapi juga teknis pelaksanaannya. Semua pihak yang terlibat harus mengetahui peran masing-masing sehingga kegiatan berjalan tertib dan memberikan manfaat,” kata Anes.
Dalam kegiatan tersebut, Kunto Ariawan, S.E., Direktur Pembinaan dan Peran Serta Masyarakat KPK RI, dijadwalkan menjadi narasumber tunggal.
Anes mengatakan, kehadiran KPK RI, dukungan Pemerintah Kota Metro, serta koordinasi dengan unsur Tipikor Polda Lampung menjadi bagian dari upaya membangun sinergi dalam pencegahan korupsi.
Ia berharap sosialisasi tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial. Menurutnya, forum itu dapat menjadi ruang dialog antara pemerintah, aparat penegak hukum, KPK RI, dan masyarakat untuk memperkuat integritas serta mendorong partisipasi publik dalam mengawasi tata kelola pemerintahan.
“Pesannya jelas, pencegahan harus menjadi early warning system. Pemerintah dan masyarakat harus memiliki ruang komunikasi yang sehat untuk bersama-sama menjaga tata kelola pemerintahan,” tegasnya.
Sosialisasi Antikorupsi dijadwalkan berlangsung pada 1 Oktober 2026 di Aula Pemerintah Kota Metro. Kegiatan tersebut mengusung subtema “Membangun Integritas dan Partisipasi Masyarakat demi Tata Kelola Pemerintahan Kota Metro yang Melayani.”
(MNP)