Sekelik Metro – Delapan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) asal Kota Metro siap melangkah ke seleksi tingkat Provinsi Lampung. Mereka dilepas dalam pertemuan di Rumah Dinas Wali Kota Metro, Sabtu (25/4/2016), yang turut dihadiri Wali Kota Bambang Iman Santoso.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo, menyampaikan bahwa proses seleksi awal telah rampung. Dari ratusan peserta, terjaring 31 kandidat terbaik dari jenjang SMA, SMK, hingga MAN, yang kemudian diajukan melalui Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.
Dari jumlah tersebut, empat pasang peserta—terdiri dari empat putra dan empat putri—dipilih untuk mewakili Kota Metro di tingkat provinsi. Mereka dijadwalkan berangkat ke Bandar Lampung dan menjalani rangkaian seleksi selama lima hari.
“Harapannya, seluruh peserta bisa bertahan hingga tahap akhir dan bahkan melaju ke tingkat nasional,” ujar Bangkit.
Ia menegaskan, para peserta telah melalui tahapan seleksi ketat, mulai dari administrasi, kesehatan, hingga uji fisik dan mental. Pihaknya optimistis mereka mampu bersaing dengan peserta dari daerah lain.
Selama proses seleksi, pendampingan dan pembinaan disebut akan terus diberikan guna menjaga kesiapan peserta, baik secara fisik maupun mental. Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemkot Metro dalam menanamkan nilai nasionalisme, kepemimpinan, dan kedisiplinan generasi muda.
Sementara itu, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso mengapresiasi proses panjang seleksi yang telah dilakukan. Dari total 382 peserta awal, jumlah tersebut disaring menjadi 110 orang, hingga akhirnya tersisa 31 peserta terbaik.
Ia berharap, dari delapan peserta yang berangkat ke tingkat provinsi, ada yang berhasil menembus seleksi nasional dan bertugas di Istana Negara pada peringatan 17 Agustus mendatang.
“Kalian adalah generasi pilihan. Manfaatkan kesempatan ini untuk menunjukkan kemampuan terbaik,” kata Bambang.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kekuatan fisik, tetapi juga pengetahuan dan keyakinan diri. Menurutnya, keseimbangan antara kemampuan jasmani dan intelektual menjadi kunci dalam menghadapi persaingan.
Selain itu, peserta diminta untuk tidak merasa rendah diri saat bersaing dengan perwakilan dari kabupaten/kota lain di Lampung yang jumlahnya mencapai sekitar 100 orang.
Di akhir arahannya, Bambang menyampaikan harapan agar perwakilan Kota Metro mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional. Ia juga meminta Kesbangpol terus memberikan pembinaan dan perhatian terhadap para peserta, termasuk dalam mendukung pengembangan karier mereka ke depan.
Adapun delapan peserta yang mewakili Kota Metro berasal dari sejumlah sekolah, di antaranya SMA Negeri 1, SMA Negeri 3, SMA Negeri 4, dan SMA Negeri 5 Metro, baik dari kategori putra maupun putri.