-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Dubes Palestina Kunjungi UIN Jurai Siwo Lampung, Beasiswa dan Pertukaran Mahasiswa Jadi Langkah Nyata

4/21/26 | April 21, 2026 WIB | Last Updated 2026-04-21T09:32:59Z
SEKELIK METRO - Universitas Islam Negeru Jurai Siwo Lampung menyambut hangat kedatangan Duta Besar Palestina untuk Republik Indonesia dalam agenda penguatan kerja sama pendidikan melalui program pertukaran mahasiswa. Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen kampus dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina, tidak hanya melalui solidaritas moral, tetapi juga aksi nyata berupa bantuan sosial kemanusiaan.


Duta Besar Palestina untuk Indonesia, H.E. Abdalfattah A.K. Al-Sattari, mengunjungi kampus UIN Jurai Siwo Lampung dan disambut langsung oleh Rektor bersama Wakil Wali Kota Metro. Suasana penuh kehangatan dan semangat kolaborasi terasa dalam penyambutan tersebut, mencerminkan hubungan erat antara dunia pendidikan dan diplomasi kemanusiaan.

Pertemuan ini membahas peluang kolaborasi lintas sektoral antara pihak Kedutaan Palestina, Pemerintah Kota Metro, dan UIN Jurai Siwo Lampung. Fokus utama pembahasan adalah membuka ruang kerja sama di sektor pendidikan, khususnya melalui program pertukaran mahasiswa yang dinilai mampu mempererat hubungan antarbangsa sekaligus memperluas wawasan global mahasiswa.

Sebagai bentuk konkret, pihak kampus membuka akses program beasiswa bagi mahasiswa Palestina untuk menempuh pendidikan di UIN Jurai Siwo Lampung. Saat ini, kampus tersebut telah menjadi rumah belajar bagi mahasiswa internasional dari berbagai negara, seperti Sudan, Nigeria, India, dan Turki, yang turut memperkaya keberagaman akademik di lingkungan kampus.

“Kita berharap dari kunjungan ini ada mahasiswa dari Palestina kuliah di tempat kita, seperti bagaimana negara lain seperti Sudan, Nigeria, dan akan menyusul India lalu Turki,” ujar Rektor UIN Jurai Siwo Lampung, Prof. Dr. Ida Umami, M.Pd.Kons saat diwawancarai awak media, Selasa (21/4/2026).

Rektor menegaskan bahwa UIN Jurai Siwo Lampung berkomitmen mendukung perjuangan rakyat Palestina melalui langkah nyata, baik dalam bentuk solidaritas moral maupun bantuan kemanusiaan. Upaya ini diharapkan menjadi jembatan persahabatan lintas negara sekaligus kontribusi dunia pendidikan dalam mendorong perdamaian global. (Fi)