-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Musrenbang Banjarsari 2026: Optimalisasi PBB dan Prioritas Pembangunan Warga

1/16/26 | Januari 16, 2026 WIB | Last Updated 2026-01-16T18:47:49Z


Sekelik Metro – Pemerintah Kelurahan Banjarsari menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Aula Kelurahan, Kamis (15/1/2026), untuk menampung aspirasi warga sekaligus mengevaluasi kinerja pembangunan sepanjang 2025.


Lurah Banjarsari, Nila Kusumawati, mengungkap capaian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kelurahan Banjarsari tahun lalu baru 65,91 persen dari target Rp427,7 juta. Ditambah piutang PBB tertagih dari tahun sebelumnya, total penerimaan hanya mencapai Rp348,1 juta atau 81,38 persen dari target.



“Kendala utama adalah rendahnya kesadaran wajib pajak dan adanya objek pajak yang ditelantarkan atau berpindah kepemilikan tanpa dilaporkan,” ujar Nila. 


Untuk mengatasinya, pihak kelurahan melakukan penagihan langsung, menelusuri keberadaan wajib pajak bersama kolektor, serta mengusulkan peninjauan dan penghapusan piutang ke BPPRD Kota Metro.


Meski PBB belum optimal, sejumlah program prioritas tetap dijalankan. Di antaranya distribusi bantuan sosial dan pangan, penyaluran insentif bagi guru ngaji, pamong, pegiat keagamaan, pendidikan, dan kesehatan, pembangunan drainase di 10 titik serta cor blok satu titik dengan anggaran Rp132 juta, serta program pemberdayaan masyarakat seperti pelatihan sulam tapis, Forum Anak, Bank Sampah Unit, Koperasi Kelurahan Merah Putih, dan penguatan Lembaga Keuangan Kelurahan (LKK) yang kini memiliki aset Rp511,5 juta.


Ke depan, Kelurahan Banjarsari menargetkan pemutakhiran data DTSEN, kelanjutan penyaluran insentif, pembangunan infrastruktur di 12 titik, hibah bagi rumah ibadah dan lembaga kemasyarakatan, serta perbaikan data PBB dan kependudukan secara bertahap. Pembangunan kembali Kantor dan Aula Kelurahan juga diusulkan karena mengalami kerusakan signifikan.


Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Metro, Rosita, menekankan Musrenbang sebagai ruang resmi penyampaian aspirasi warga yang menjadi dasar perencanaan pembangunan hingga penganggaran daerah. Tema pembangunan Metro 2027 menekankan penguatan modal manusia dan sosial sebagai fondasi pembangunan ekonomi dan sosial berkelanjutan.




“Tahun 2026, anggaran pembangunan di Kelurahan Banjarsari mencapai Rp3,39 miliar, yang keberhasilannya sangat tergantung partisipasi aktif masyarakat,” jelas Rosita. Pemerintah Kota Metro juga terus menyalurkan insentif bagi kader kesehatan, pamong, dan pegiat sosial di tengah tantangan fiskal daerah. (Sal)