-->

Notification

×

Iklan

data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">

Iklan

Menjawab Tantangan Zaman, PDM Kota Metro Dukung Penuh Digitalisasi Organisasi Muhammadiyah

1/18/26 | Januari 18, 2026 WIB | Last Updated 2026-01-18T20:52:26Z
SEKELIK METRO – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Metro menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Training of Trainers (TOT) sekaligus sosialisasi Direktori Organisasi Muhammadiyah (DOM) dan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah elektronik (e-KTAM). Kegiatan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk mempercepat transformasi tata kelola organisasi Muhammadiyah berbasis digital.

TOT tersebut diikuti unsur PDM se-Lampung dan digelar di Gedung Dakwah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung, Jumat (16/1/2026).

PDM Kota Metro turut mengirimkan sejumlah perwakilan, di antaranya Ketua dan Sekretaris PDM Kota Metro H. Kustono, S.Ag., dan Zaenal Abidin, S.Ag., M.Pd.I., yang juga bertugas sebagai Verifikator SatuMu. Hadir pula Lefran Sasabone, S.Kom., dan Irfanna Fauzi FF, S.Pd., dari Majelis Pustaka dan Informasi, Zenni Mahmud, S.Pd.I., M.Pd., dan Aris Sumanto, S.Sos., dari LPCR, Rifatur Rahman, SH, selaku Agen SatuMu, serta Iqwan Setiawan, S.Pd., sebagai operator PDM.

Ketua PDM Kota Metro, H. Kustono, mengatakan keikutsertaan PDM Kota Metro merupakan bentuk komitmen dalam mendukung agenda digitalisasi Muhammadiyah, khususnya melalui penguatan platform SatuMu.

Menurutnya, TOT menjadi fondasi penting untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia agar mampu mengimplementasikan sistem digital organisasi secara bertahap dan berkelanjutan, mulai dari tingkat daerah hingga ranting.

“Program ini disiapkan sebagai tahap awal penataan sistem organisasi yang lebih terintegrasi, tertib secara administrasi, dan mudah diakses sampai ke struktur paling bawah,” kata Kustono. 

Ia menambahkan, melalui DOM, seluruh struktur kepemimpinan Muhammadiyah akan terdokumentasi secara rapi dalam satu sistem nasional.

Sementara itu, Wakil Ketua PWM Lampung, Zamhari Hadi, menegaskan bahwa TOT SatuMu merupakan bagian dari penguatan fondasi transformasi digital Muhammadiyah di tingkat wilayah.

Ia menilai pelatihan ini tidak sekadar bersifat teknis, tetapi menjadi bagian dari agenda besar Muhammadiyah dalam membangun tata kelola organisasi yang modern, transparan, dan terintegrasi. Seluruh PDM hingga ranting, kata dia, didorong untuk mengoptimalkan sistem digital sebagai instrumen penguatan gerakan.

Zamhari berharap percepatan digitalisasi melalui SatuMu dapat meningkatkan akurasi data keanggotaan, efektivitas layanan organisasi, serta memperkuat konsolidasi gerakan Muhammadiyah di Lampung.

Hal senada disampaikan Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Mukhlas Arknlanudin, yang mengikuti kegiatan secara daring. Ia menyebut TOT ini sebagai pintu masuk penerapan sistem digital organisasi Muhammadiyah di Lampung.

“Digitalisasi organisasi bertujuan meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja persyarikatan. Hasil TOT ini diharapkan dapat ditindaklanjuti hingga ke tingkat cabang dan ranting,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembukaan rekening organisasi di Bank Danamon Syariah sebagai mitra perbankan SatuMu, sebagai bagian dari upaya integrasi transformasi digital Muhammadiyah hingga ke aspek tata kelola keuangan di tingkat PDM. (*)