SEKELIK METRO– Kelurahan Ganjar Asri, Kecamatan Metro Barat, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Kamis (8/1/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Metro M Rafieq Adi Pradana untuk menyerap aspirasi dan keluhan masyarakat.
Dalam musrenbang itu, Lurah Ganjar Asri Ruben Nugroho menyampaikan laporan capaian kelurahan. Namun, warga lebih banyak menyampaikan keluhan terkait kondisi infrastruktur, terutama kerusakan jalan dan persoalan banjir di sejumlah titik.
Salah satu jalan yang disorot warga adalah Jalan Kaca Piring yang tembus ke Kelurahan Ganjar Agung. Selain itu, banjir kerap terjadi akibat meluapnya aliran Way Bunut.
Perwakilan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Ganjar Asri, Mardi Waluyo, meminta pemerintah segera melakukan perbaikan aliran Way Bunut yang dinilai menjadi penyebab utama banjir.
“Perlu perbaikan aliran Way Bunut yang sering meluap dan menyebabkan banjir,” kata Mardi.
Menurut Mardi, kondisi tersebut juga berdampak pada aktivitas pertanian warga. Ia berharap Pemerintah Kota Metro terus mengusulkan perbaikan aliran Way Bunut kepada Pemerintah Provinsi Lampung.
Ketua RW 03 Ganjar Asri, Aji Guntoro, juga menyampaikan keluhan terkait drainase tersier yang disebut rusak parah dan belum diperbaiki selama puluhan tahun.
“Sudah sering diusulkan, termasuk pada 2025, tetapi belum terealisasi,” ujarnya.
Menanggapi aspirasi warga, Wakil Wali Kota Metro M Rafieq Adi Pradana menyatakan pemerintah kota menyambut baik seluruh usulan yang disampaikan.
Ia meminta masyarakat tidak segan melaporkan permasalahan pembangunan secara langsung.
Rafieq menjelaskan keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia membuat tidak semua persoalan bisa ditangani secara cepat. Meski demikian, ia memastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
“Pemerintah perlu proses. Tidak semua bisa langsung dikerjakan,” kata Rafieq.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif dengan melaporkan berbagai persoalan yang ada di lingkungan masing-masing. (Sal)