SEKELIK METRO – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung bersama Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri Dikreg ke-36 Tahun Anggaran 2026 menggelar tanam padi bersama di Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro.
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB itu menjadi bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan nasional.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kejati Lampung Dr. Taufan Zakaria, S.H., M.H., Ketua Tim Sespimti Polri Dikreg ke-36 T.A. 2026 Irjen Pol. Mohamad Agung Budijono, S.I.K., M.Si., peserta Sespimti, Kepala Kejaksaan Negeri Metro, Wali Kota Metro, serta perwakilan Dinas Pertanian Kota Metro.
Turut hadir Kelompok Tani Mitra Adhyaksa yang menjadi mitra dalam kegiatan pertanian tersebut.
Kepala Kejati Lampung Dr. Taufan Zakaria mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk sinergi Kejati Lampung dan Sespimti Polri dalam mendukung arahan pemerintah terkait penguatan ketahanan pangan.
Menurut Taufan, keterlibatan langsung di lahan pertanian juga menjadi kesempatan untuk melihat kondisi serta memahami tantangan yang dihadapi para petani.
Sementara itu, Ketua Tim Sespimti Polri Dikreg ke-36 T.A. 2026 Irjen Pol. Mohamad Agung Budijono menekankan pentingnya peran petani dalam menjaga keberlangsungan kehidupan masyarakat.
“Tanpa petani kita semua tidak akan hidup, oleh karena hal tersebut kami sangat memuliakan para petani,” ujarnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan tanam padi menggunakan teknik TABELA atau Tanam Benih Langsung. Metode tersebut dinilai dapat menghemat biaya dan tenaga sekaligus mempercepat proses tanam.
Selain itu, teknik TABELA dapat mengurangi kebutuhan tenaga kerja sekitar 30 hingga 40 persen serta mendukung intensifikasi lahan dan penerapan sistem tanam ganda.
Dalam kegiatan itu, Kejati Lampung dan Sespimti Polri juga menyalurkan bantuan dua kuintal benih padi kepada Kelompok Tani Mitra Adhyaksa Metro.
Bantuan benih tersebut diserahkan secara simbolis untuk dimanfaatkan dalam masa tanam yang sedang berlangsung.
Kegiatan tanam padi bersama dan penyaluran bantuan kemudian ditutup sekitar pukul 12.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban. (Fi)