Dorong Kesejahteraan Keluarga, Program Desa TAPIS Salurkan Beragam Bantuan di Kelurahan Ganjar Asri Metro Barat


SEKELIK METRO — Sejumlah warga Kelurahan Ganjar Asri, Kecamatan Metro Barat, Kota Metro, menerima berbagai bantuan dalam rangka pencanangan dan pembinaan Desa TAPIS (Desa Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju Indonesia Emas), Rabu (23/9/2026).

Bantuan tersebut mencakup sejumlah sektor, mulai dari pemberdayaan ekonomi keluarga, bantuan sosial, kesehatan, hingga dukungan bagi anak-anak. Penyaluran bantuan dilakukan bersamaan dengan kegiatan pencanangan dan pembinaan Desa TAPIS oleh TP-PKK Provinsi Lampung.


Di sektor ekonomi, kelompok Usaha Ekonomi Produktif (UEP) menerima empat unit mesin jahit. Sementara itu, Kelompok Wanita Tani (KWT) mendapatkan 100 bibit cabai. Adapun kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) menerima dua oven kue untuk menunjang kegiatan usaha.

Bantuan kebutuhan pokok juga disalurkan kepada sejumlah kelompok masyarakat. Sebanyak 50 paket sembako diberikan kepada keluarga yang berisiko mengalami stunting. Kemudian, lansia dan perempuan kepala keluarga masing-masing menerima 30 paket sembako.

Selain itu, sebanyak 25 paket sembako diberikan kepada peserta pelatihan Pokja I dan 25 paket lainnya untuk peserta pelatihan Pokja III.

Di bidang kesehatan, dua kursi roda dan dua alat bantu dengar diserahkan kepada penyandang disabilitas. Sebanyak lima jamban sehat juga diberikan untuk mendukung peningkatan sanitasi dan kesehatan lingkungan masyarakat.

Dukungan bagi anak-anak turut diberikan melalui 100 paket bingkisan yang berisi susu dan buku cerita rakyat Lampung. Bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan yang melibatkan 15 kabupaten/kota.

Selain bantuan dalam bentuk barang, program tersebut juga menyediakan beasiswa Hafiz Qur’an sebesar Rp500 ribu per bulan selama tiga tahun bagi penerima manfaat.

Ketua TP-PKK Provinsi Lampung, Ny. Purnama Wulan Sari Mirza, mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam memperkuat ekonomi keluarga dan meningkatkan kapasitas kelompok usaha.


Menurut Purnama, program Desa TAPIS diarahkan untuk menggali serta mengembangkan potensi masyarakat melalui pemberdayaan keluarga dan pengembangan usaha ekonomi produktif berbasis potensi lokal.

“Mudah-mudahan apa yang kita berikan ini untuk masyarakat, khususnya di Ganjar Asri, insyaallah bermanfaat dan dapat diterima dengan baik,” kata Purnama.

Ia menjelaskan, pelaksanaan program tersebut merupakan hasil kolaborasi sejumlah pihak, di antaranya TP-PKK, Posyandu, BAZNAS, PMI, serta perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Purnama berharap kolaborasi tersebut tidak berhenti pada kegiatan pencanangan Desa TAPIS. Menurutnya, dukungan lintas sektor perlu dilanjutkan melalui pembinaan dan pendampingan agar manfaat program dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.

“Ini adalah hasil kerja sama, kolaborasi, dukungan dari segala pihak yang memang semuanya ini diikhtiarkan untuk kesejahteraan masyarakat Lampung,” pungkasnya.

Versi ini sudah dibuat dengan kalimat yang lebih pendek, tanda baca lebih tertata, dan transisi antarapagraf lebih halus, sehingga lebih nyaman untuk dibaca sebagai berita online.  (Fi)