1.127 Maba UIN Jusila Memulai Perjalanan Baru, Prof Ida Umami Tekankan Kemandirian dan Berpikir Kritis

SEKELIK METRO — Sebanyak 1.127 mahasiswa baru Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung (UIN Jusila) resmi dikukuhkan sebagai mahasiswa Tahun Akademik 2026/2027. Pengukuhan tersebut sekaligus menjadi penutup rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK).

Prosesi pengukuhan digelar di Gedung Academic Center (GAC) Kampus II UIN Jusila, Senin (31/8/2026). Kegiatan berlangsung dalam Sidang Senat Terbuka yang dihadiri jajaran senator dan pimpinan universitas.

Momen pengukuhan ditandai dengan penyematan jas almamater secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa baru. Seluruh mahasiswa kemudian mengikuti pembacaan ikrar sebagai bagian dari prosesi resmi menjadi bagian dari civitas akademika UIN Jusila.

Rektor UIN Jusila, Prof. Dr. Ida Umami, M.Pd., Kons., mengatakan masuknya mahasiswa ke lingkungan perguruan tinggi merupakan fase baru yang membawa tanggung jawab lebih besar.

Menurutnya, mahasiswa tidak lagi hanya dituntut untuk menerima materi perkuliahan. Mereka harus mulai membangun kemandirian, berani berpikir kritis, serta mampu merespons berbagai tantangan yang muncul di kehidupan nyata.

“Selamat kepada kalian yang resmi menjadi mahasiswa. Predikat ini menuntut kalian mandiri, berpikir kritis, dan siap menghadapi tantangan dunia nyata,” kata Prof. Ida.

Ia mengingatkan mahasiswa baru agar tidak menyia-nyiakan masa perkuliahan. Kampus, kata dia, bukan hanya tempat untuk mengejar nilai dan prestasi akademik, tetapi juga ruang untuk membentuk karakter, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan diri agar mampu berkontribusi di tengah masyarakat.

Prof. Ida juga mendorong mahasiswa untuk menjadikan ilmu yang diperoleh selama berada di kampus sebagai bekal untuk memberikan manfaat yang lebih luas.

“Jadilah mahasiswa yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu memberikan dampak dan kebermanfaatan bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

Dengan berakhirnya rangkaian PBAK, 1.127 mahasiswa baru tersebut kini bersiap memasuki perkuliahan. Mereka diharapkan mampu menyeimbangkan kemampuan intelektual dengan nilai-nilai spiritual serta aktif mengembangkan potensi selama menjalani kehidupan akademik di UIN Jusila.

Bagi para mahasiswa baru, pengukuhan ini bukan sekadar seremoni. Momen tersebut menjadi awal perjalanan baru untuk belajar, bertumbuh, sekaligus membuktikan bahwa keberadaan mereka di kampus dapat membawa manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.(*)