SEKELIK METRO — Dukungan terhadap rencana Sosialisasi Pendidikan Antikorupsi dan Penguatan Peran Serta Masyarakat di Kota Metro terus bermunculan. Jaringan Pemberantasan Korupsi (JPK) menilai edukasi antikorupsi penting untuk memperkuat keterlibatan masyarakat dalam mengawasi jalannya pemerintahan.
Sekretaris Koordinator Wilayah Lampung NGO JPK, Uncu Wenda, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan yang diinisiasi pemerhati kebijakan publik Hendra Apriyanes bersama Direktorat Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat (Ditpermas) KPK RI tersebut.
Menurut Uncu, pemberantasan korupsi tidak boleh hanya bertumpu pada aparat penegak hukum. Masyarakat juga harus memahami perannya dalam mengawasi kebijakan dan penyelenggaraan pemerintahan.
“Saya memberikan dukungan penuh atas terlaksananya kegiatan sosialisasi antikorupsi ini di Kota Metro. Kegiatan seperti ini penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar ikut mengawal pemerintahan,” ujar Uncu.
Ia menyebut kegiatan serupa sebelumnya telah digelar di Lampung Timur. Kini, agenda tersebut direncanakan berlanjut di Kota Metro.
Uncu menegaskan edukasi antikorupsi bukan bertujuan mencari-cari kesalahan pemerintah maupun pihak tertentu. Menurutnya, kegiatan tersebut harus menjadi ruang untuk membangun kesadaran publik mengenai pentingnya pemerintahan yang bersih dan transparan.
“Bukan untuk mencari kesalahan siapa pun. Tetapi ini menjadi pengingat bahwa pemerintahan yang bersih membutuhkan keterlibatan masyarakat,” katanya.
Heri Setiawan Dipercaya Jadi Ketua Pelaksana
Dalam pelaksanaan kegiatan di Kota Metro, unsur organisasi kemasyarakatan juga dilibatkan. Hendra Apriyanes disebut memberikan mandat kepada Heri Setiawan, S.E., untuk menjadi Ketua Pelaksana.
Uncu menilai keputusan tersebut merupakan langkah tepat. Menurutnya, gerakan antikorupsi akan lebih kuat jika masyarakat diberikan ruang untuk terlibat secara langsung.
“Ketika Hendra Apriyanes memberikan mandat kepada Heri Setiawan sebagai ketua pelaksana, itu langkah strategis. Artinya, kegiatan ini tidak berjalan sendiri, tetapi melibatkan unsur masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap Heri dapat menjalankan amanah tersebut dengan serius. Kegiatan itu, kata Uncu, jangan sampai berhenti pada acara seremonial semata.
“Jangan melihat kegiatan ini hanya sebagai acara seremonial. Jadikan ini sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat,” tegasnya.
JPK Dorong Edukasi Antikorupsi Diperluas
Uncu juga berharap kegiatan edukasi antikorupsi tidak berhenti di Kota Metro. Ia mendorong agenda serupa dapat dilaksanakan di daerah lain di Lampung, termasuk Lampung Tengah.
“Mudah-mudahan setelah dari Kota Metro, kegiatan seperti ini juga bisa dibawa ke Lampung Tengah. Semakin banyak daerah mendapatkan edukasi dan ruang diskusi tentang antikorupsi, tentu semakin baik,” katanya.
Menurut Uncu, masyarakat memiliki posisi penting dalam mencegah praktik korupsi. Karena itu, partisipasi publik dalam mengawasi pemerintahan harus terus diperkuat.
“Kalau ada masyarakat yang mau bergerak memberikan edukasi dan mengajak masyarakat ikut mengawal pemerintahan, tentu harus kita dukung. Apalagi semangatnya adalah pencegahan dan pendidikan antikorupsi,” pungkasnya.
(RED)
0 Komentar