SEKELIK METRO – Masyarakat Kota Metro diimbau untuk lebih waspada terhadap maraknya modus penipuan digital yang mencatut nama pejabat pemerintah. Kali ini, nama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Metro, Dedy Hasmara, digunakan oleh oknum tak bertanggung jawab untuk melancarkan aksi penipuan melalui aplikasi WhatsApp.
Informasi tersebut ramai diperbincangkan di media sosial setelah sejumlah warga mengaku menerima pesan maupun panggilan dari nomor tak dikenal yang menggunakan foto profil dan identitas menyerupai Dedy Hasmara. Pelaku diduga mencoba meyakinkan calon korban dengan berbagai alasan, mulai dari permintaan bantuan dana hingga transfer uang untuk kepentingan tertentu.
Menanggapi hal itu, Dedy Hasmara menegaskan bahwa nomor yang beredar bukan miliknya dan tidak memiliki kaitan apa pun dengan dirinya.
“Saya mengimbau seluruh masyarakat agar tidak mudah percaya apabila menerima pesan atau telepon yang mengatasnamakan saya dan berisi permintaan uang, bantuan, atau hal-hal mencurigakan lainnya. Pastikan terlebih dahulu kebenarannya melalui saluran resmi,” ujar Dedy, Rabu (17/6/2026).
Menurutnya, pelaku penipuan saat ini semakin beragam dalam menjalankan aksinya, termasuk dengan memanfaatkan nama pejabat publik untuk memperoleh kepercayaan dari calon korban.
Karena itu, masyarakat diminta untuk selalu melakukan verifikasi sebelum merespons pesan atau panggilan yang mengatasnamakan pejabat pemerintah maupun instansi resmi.
Dedy juga meminta warga segera melaporkan apabila menerima pesan serupa agar dapat ditindaklanjuti dan mencegah munculnya korban lain.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan data pribadi, kode OTP, maupun melakukan transfer kepada pihak yang menghubungi dengan mengatasnamakan pejabat atau instansi pemerintah tanpa konfirmasi yang jelas,” tegasnya. (*)