SEKELIK METRO – Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kota Metro menggelar forum kota perdananya di Aula Pemerintah Kota Metro, Minggu (15/2/2026). Forum ini menjadi langkah awal memperkuat koordinasi lintas sektor dalam memperkuat sistem perlindungan anak di daerah tersebut.
Sejumlah pihak hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Ketua LPAI Provinsi Lampung Andi Lian, S.H., M.H., perwakilan LPAI Kabupaten Lampung Timur, Kepala Dinas P3P2KB Kota Metro, Kapolres Metro yang diwakili Kanit PPA, serta perwakilan Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial Kota Metro.
Kepala Dinas P3P2KB Kota Metro, Subehi, dalam kesempatan itu membacakan sambutan tertulis Wali Kota Metro H. Bambang Iman Santoso. Dalam sambutannya ditegaskan bahwa anak bukan hanya aset keluarga, tetapi juga fondasi masa depan daerah dan bangsa.
“Anak adalah amanah sekaligus generasi penerus bangsa. Masa depan Kota Metro bahkan Indonesia ditentukan oleh kualitas perlindungan dan pendidikan yang kita berikan hari ini,” ujar Subehi.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Metro berkomitmen mendorong terwujudnya Kota Layak Anak. Konsep ini menekankan pemenuhan hak anak secara menyeluruh—mulai dari hak atas pendidikan, kesehatan, perlindungan dari kekerasan, hingga ruang partisipasi yang aman dan inklusif.
Namun demikian, pemerintah menyadari bahwa perlindungan anak bukan tugas yang bisa dipikul sendiri. Dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen, mulai dari lembaga perlindungan anak, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, dunia usaha, media, hingga masyarakat.
Forum kota ini juga menjadi ruang diskusi untuk memetakan persoalan perlindungan anak yang masih terjadi di lapangan, termasuk potensi kekerasan, perundungan, eksploitasi, hingga tantangan di era digital. Dengan kolaborasi yang terbangun, diharapkan lahir langkah konkret dan terukur dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak.
Melalui forum ini, LPAI Kota Metro berharap penguatan sistem perlindungan anak tidak berhenti pada seremoni, tetapi berlanjut pada program nyata yang menyentuh langsung kebutuhan anak-anak di Kota Metro. (*)