-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Warga Metro Gotong Royong Buka Akses Jalan Menuju Makam Lambaw

1/19/26 | Januari 19, 2026 WIB | Last Updated 2026-01-18T22:14:08Z


SEKELIK METRO — Warga RT 36 dan RT 37 Kelurahan Metro menggelar gotong royong membersihkan akses menuju Kompleks Makam Lambaw, Minggu (18/1). Kegiatan ini dilakukan untuk membersihkan rumput liar yang menutup badan jalan sekaligus membuka jalur akses baru menuju area pemakaman.


Sejumlah pihak turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Lurah Metro, anggota DPRD Provinsi Lampung, anggota DPRD Kota Metro, serta Babinsa Kodim 0411/KM.




Lurah Metro Ferry Wahyudi mengapresiasi kekompakan warga yang terlibat aktif dalam kegiatan tersebut. Ia menilai semangat kebersamaan masih terjaga dengan baik di tengah masyarakat.


“Warga hadir lengkap dan ikut bergotong royong bersama pamong kelurahan. Bahkan ada yang menyiapkan konsumsi untuk peserta kegiatan,” ucap Ferry.


Selain pembersihan, warga juga membentuk badan jalan baru selebar sekitar 2,5 meter yang menghubungkan akses menuju Makam Lambaw. Jalur tersebut rencananya akan diusulkan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Metro agar mendapatkan dukungan anggaran.


Anggota DPRD Kota Metro dari Fraksi PKS, Romadoni Yunanto, menyatakan dukungannya terhadap inisiatif warga tersebut. Menurutnya, pembukaan akses jalan akan mempermudah masyarakat menuju makam umum.


“Kami mendorong agar ada anggaran untuk pemadatan jalan sehingga bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat,” kata Romadoni.


Ia menambahkan, usulan tersebut telah masuk dalam pembahasan reses dan Musrenbang dengan target realisasi pada 2026. 


“Ini aspirasi warga dan akan kami dorong agar ditindaklanjuti oleh pemerintah kota,” ujarnya.


Sementara itu, Ketua RW 007 Kelurahan Metro, Agus Supramono, menyebutkan bahwa akses jalan tersebut sangat dibutuhkan karena belum adanya jalur tembus dari Jalan Melati menuju Makam Lambaw.


“Warga sangat antusias. Harapannya pembangunan tidak harus menunggu tahun depan, tapi bisa direalisasikan lebih cepat,” katanya. (MNP)