-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kinerja Meningkat dan Integritas Diperkuat, Kejari Metro Lampung Resmi Raih Predikat WBK Tahun 2025

12/31/25 | Desember 31, 2025 WIB | Last Updated 2025-12-31T14:19:10Z
SEKELIK METRO — Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Metro, Lampung, mencatat peningkatan kinerja di seluruh bidang sepanjang tahun 2025. Capaian tersebut ditandai dengan keberhasilan meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta optimalisasi penegakan hukum yang mengedepankan pendekatan keadilan restoratif, pemulihan aset negara, dan kegiatan pencegahan melalui penerangan hukum kepada masyarakat, Rabu (31/12/2025).

Kepala Kejari Metro Lampung, Dr. Neneng Rahmadini, mengatakan bahwa capaian kinerja tahun 2025 menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Menurutnya, berbagai tantangan yang dihadapi dapat dilalui berkat kerja sama seluruh jajaran Kejaksaan Negeri Metro.

Pada Bidang Pembinaan, Kejari Metro mengelola 107 pegawai yang terdiri atas 24 jaksa, 83 pegawai tata usaha, dan 17 PPNPN. Pada aspek reformasi birokrasi, Kejari Metro berhasil meraih predikat WBK Tahun 2025. Nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) tercatat sebesar 92 dengan kategori A atau sangat baik.

Realisasi anggaran mencapai 99,97 persen dari pagu Rp13,8 miliar, sementara PNBP terealisasi Rp270 juta dari target Rp108 juta. Selain itu, nilai AKIP berada pada kategori BB, serta meraih Peringkat II Satuan Kerja dengan Tingkat Integritas Terbaik dan Peringkat II Penilaian Kinerja Anggaran se-Wilayah Lampung.

Pada Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus), tercatat penanganan 2 penyelidikan, 6 penyidikan, 6 pra-penuntutan, 5 penuntutan, dan 1 eksekusi perkara sepanjang 2025.

Sementara itu, Bidang Tindak Pidana Umum (Pidum) menangani 266 SPDP, menerima 201 berkas perkara, dengan 208 berkas dinyatakan lengkap. Selain itu, dilakukan 239 pra-penuntutan, 213 penuntutan, dan 183 eksekusi perkara. Kejari Metro juga menyelesaikan 7 perkara melalui pendekatan restorative justice serta meraih peringkat pertama pelaporan terbaik se-Wilayah Lampung Tahun 2025.

Pada Bidang Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan (PAPBB), Kejari Metro melaksanakan 2 kegiatan lelang barang rampasan melalui penjualan langsung dan e-auction dengan total setoran Rp116,4 juta. Selain itu, dilakukan pemusnahan 138 barang bukti dan pengembalian 52 barang bukti. Bidang ini meraih Peringkat III Kinerja Pemulihan Aset se-Wilayah Lampung.

Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) mencatat 2 nota kesepahaman, 4 pendapat hukum, 72 pelayanan hukum, 33 pendampingan hukum, 54 bantuan hukum, serta 16 layanan Halo JPN. Pemulihan keuangan negara mencapai Rp48,6 juta dan penyelamatan keuangan negara sebesar Rp798 juta. Atas capaian tersebut, Bidang Datun meraih Peringkat I Kinerja Datun se-Wilayah Lampung Tahun 2025.

Adapun Bidang Intelijen melaksanakan sejumlah kegiatan strategis, antara lain 13 kegiatan Lidpamgal, 2 kampanye antikorupsi, 4 penerangan hukum, 14 program Jaksa Masuk Sekolah, 4 pelacakan aset, 4 kegiatan Pakem, 4 Jaksa Menyapa, 2 pengamanan proyek strategis, serta 7 kegiatan profiling restorative justice.

Neneng menambahkan, predikat WBK yang diraih pada 2025 merupakan hasil perjuangan selama tujuh tahun pengajuan berturut-turut. Ia menegaskan komitmen Kejari Metro untuk menjaga integritas dan meningkatkan kinerja, mengingat mempertahankan predikat WBK dinilai lebih menantang dibandingkan meraihnya. (Fi)