Pimpin Apel Bulanan, Wali Kota Metro Tekankan Kolaborasi dan Integritas Aparatur


SEKELIK METRO — Wali Kota Metro Bambang Imam Santoso meminta seluruh aparatur memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam menjalankan tugas pemerintahan. Ia menegaskan, persoalan yang melibatkan lebih dari satu perangkat daerah harus diselesaikan bersama, bukan dengan saling melempar tanggung jawab.

Hal itu disampaikan Bambang saat memimpin apel bulanan Pemerintah Kota Metro di halaman Wisma Haji Al-Khairiyah, Kamis (17/9/2026). Apel tersebut diikuti seluruh jajaran Pemkot Metro.


Bambang mengatakan, apel bulanan tidak seharusnya hanya menjadi agenda rutin atau seremonial. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menyatukan langkah sekaligus memperkuat komitmen aparatur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Apel bulanan bukan sekadar kegiatan rutin dan seremonial. Apel ini merupakan momentum untuk menyatukan kembali langkah, memperkuat komitmen, serta mengingatkan kita bahwa seluruh aparatur Pemerintah Kota Metro berada dalam satu kesatuan organisasi dan memiliki tujuan yang sama,” kata Bambang.

Ia menuturkan, seluruh aparatur memiliki tujuan yang sama, yakni menghadirkan pemerintahan yang bekerja untuk kepentingan masyarakat serta memastikan pembangunan memberikan manfaat secara nyata.

Dalam arahannya, Bambang juga menyoroti pentingnya koordinasi antarp perangkat daerah. Ia menyebut program pemerintahan akan lebih kuat jika dirancang melalui komunikasi yang baik. Sementara persoalan kompleks, menurutnya, membutuhkan penanganan secara bersama.

“Program yang baik akan lebih kuat apabila dirancang melalui koordinasi yang baik. Persoalan yang kompleks akan lebih mudah diselesaikan apabila ditangani secara bersama,” ujarnya.

Bambang meminta komunikasi antarperangkat daerah diperkuat, terutama ketika muncul kendala dalam pelaksanaan program. Setiap persoalan harus segera disampaikan agar dapat dicarikan solusi bersama.

“Ketika ada persoalan yang membutuhkan keterlibatan beberapa perangkat daerah, maka yang harus dikedepankan adalah koordinasi dan penyelesaian masalah, bukan saling melempar tanggung jawab,” tegasnya.

Selain koordinasi, Bambang mengingatkan pentingnya integritas dalam menjalankan tugas. Aparatur diminta bekerja secara jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta konsisten antara ucapan dan tindakan.

“Integritas bukan hanya tentang menghindari pelanggaran, tetapi juga tentang melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya meskipun tidak sedang diawasi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, setiap kebijakan, program, penggunaan anggaran, hingga pelayanan publik harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, sesuai ketentuan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Profesionalisme aparatur juga menjadi perhatian. Bambang meminta jajaran Pemkot Metro memberikan pelayanan yang ramah, cepat, tepat, dan adil kepada masyarakat.

“Masyarakat tidak hanya menilai pemerintah dari program yang kita laksanakan, tetapi juga dari bagaimana mereka menerima pelayanan dan bagaimana kita merespons kebutuhan mereka,” katanya.

Menutup arahannya, Bambang mengajak seluruh jajaran Pemkot Metro bekerja sebagai satu tim dengan mengedepankan koordinasi, kolaborasi, integritas, dan orientasi pelayanan.

“Mari kita jadikan Pemerintah Kota Metro sebagai satu tim yang solid,” pungkasnya.

Apel bulanan tersebut menjadi momentum bagi Pemkot Metro untuk memperkuat komitmen kerja bersama. Kolaborasi antarp perangkat daerah diharapkan tidak berhenti pada koordinasi, tetapi menghasilkan penyelesaian persoalan dan pelayanan yang manfaatnya dirasakan langsung masyarakat. (*)