Jelang Kongres HMI ke-33 di Bandar Lampung, HMI Metro Perkuat Komunikasi dengan Pemkot

SEKELIK METRO — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Metro menggelar audiensi dengan Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso, Selasa (8/9/2026). Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda, salah satunya persiapan Kongres HMI ke-33 yang dijadwalkan berlangsung di Bandar Lampung.

Ketua Umum HMI Cabang Metro, Adi Herlambang Saputra, mengatakan audiensi tidak hanya menjadi momentum silaturahmi, tetapi juga dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi antara HMI dan Pemerintah Kota Metro.

“Hari ini teman-teman HMI Cabang Metro bertemu dengan Wali Kota untuk membahas beberapa agenda, terutama untuk persiapan Kongres HMI ke-33 di Bandar Lampung. Sebenarnya tidak banyak persoalan yang dibahas, selain silaturahmi, hanya membahas persoalan itu saja,” kata Adi.

Selain membicarakan persiapan kongres, HMI Cabang Metro turut menyampaikan sejumlah isu yang berkaitan dengan pemerintahan serta persoalan yang ditemukan di lapangan.


“Di luar daripada itu juga kita sempat membahas isu-isu yang berkaitan dengan Pemerintah Kota Metro yang sejauh ini sudah berjalan. Dan ada juga yang kita koordinasikan mengenai problem-problem yang kita temukan di lapangan, begitu saja,” ujarnya.

Adi berharap komunikasi tersebut dapat memperkuat sinergi antara HMI dan Pemkot Metro. Menurutnya, HMI dapat berperan sebagai mitra yang kritis sekaligus konstruktif dalam mendorong pembangunan daerah.

“Harapannya dengan pertemuan ini sinergitas antara Pemerintah Kota Metro dan HMI juga bisa menjadi mitra yang kritis untuk pembangunan Kota Metro. Pemerintah Kota Metro juga tetap memberikan perhatian khusus terhadap tradisi budaya intelektual, yaitu membaca, berdiskusi, dan menulis,” paparnya.

Ia menyebut berbagai persoalan yang disampaikan dalam audiensi mendapat respons positif dari Wali Kota Metro. Adi berharap keresahan yang disampaikan dapat segera ditindaklanjuti.

“Alhamdulillah disambut dengan baik dan apa yang menjadi persoalan juga ditanggapi dengan serius. Insyaallah, yang menjadi keresahan-keresahan segera ditindaklanjuti,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso menyambut baik audiensi bersama HMI Cabang Metro. Ia menilai komunikasi dengan organisasi kemahasiswaan penting untuk menjaga sinergi sekaligus membuka ruang bagi pemerintah mendapatkan masukan dari kalangan intelektual muda.

Pemerintah Kota Metro, kata Bambang, terbuka terhadap kritik, masukan, maupun aspirasi yang disampaikan mahasiswa selama berorientasi pada kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah.

Ia juga mendukung budaya intelektual mahasiswa, terutama tradisi membaca, berdiskusi, dan menulis. Menurutnya, kebiasaan tersebut penting untuk membentuk generasi muda yang kritis, memiliki wawasan luas, serta mampu berkontribusi terhadap pembangunan.

Bambang berharap hubungan antara Pemkot Metro dan HMI Cabang Metro dapat terus terjaga. Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya berlangsung dalam momentum tertentu, tetapi juga diwujudkan melalui komunikasi dan kolaborasi dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Pemerintah Kota Metro tentu menyambut baik silaturahmi dan masukan dari HMI. Kita berharap HMI dapat terus menjadi mitra yang kritis dan konstruktif bagi pemerintah. Kritik dan masukan yang disampaikan tentu menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus memperbaiki pelayanan dan pembangunan di Kota Metro,” ujar Bambang.

Terkait persiapan Kongres HMI ke-33 di Bandar Lampung, Bambang memberikan apresiasi dan dukungan terhadap agenda tersebut. Ia berharap kongres dapat berjalan lancar dan menjadi ruang bagi HMI untuk melahirkan gagasan-gagasan konstruktif bagi bangsa maupun daerah. (Fi)