SEKELIK METRO - Pemerintah Kota (Pemkot) Metro bersama Majelis Taklim Masjid Agung Taqwa Metro menggelar Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan yang menghadirkan penceramah Dr. H. Komarudin Cholil, M.Ag., dari Bandungtersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk kembali mengenang keteladanan, perjuangan, serta akhlak mulia Nabi Muhammad SAW sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, berharap Pengajian Akbar hari ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kecintaan umat kepada Rasulullah SAW, sekaligus mempererat silaturahmi antara Pemerintah Kota Metro, majelis taklim, tokoh agama, dan masyarakat.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, seluruh jamaah diajak untuk tidak hanya mengenang perjalanan dan perjuangan Rasulullah SAW, tetapi juga menerapkan nilai-nilai keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.
“Alhamdulillah, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang untuk meningkatkan kegiatan dakwah Islamiyah, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kekompakan di tengah masyarakat,” kata Bambang.
Menurutnya, semangat kebersamaan dalam suasana peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 tersebut, terlihat dari para jamaah yang hadir dengan mengenakan busana bernuansa merah putih sebagai simbol semangat persatuan dan kebersamaan.
“Ini menjadi momentum untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bambang juga meminta doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar Pemerintah Kota Metro dapat terus memberikan pelayanan terbaik dan menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat. Hal tersebut dinilai penting, mengingat pemerintah daerah masih menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan pembangunan, termasuk keterbatasan kondisi fiskal daerah.
“Walaupun di tengah-tengah situasi yang sedang sulit, mungkin kondisi fiskal dan sebagainya, kami tidak pernah menyerah. Kami tetap optimis bisa memberikan persembahan yang terbaik, pelayanan yang terbaik buat warga masyarakat Kota Metro,” tuturnya.
Sebagai Wali Kota Metro, Bambang berharap pembangunan dan pelayanan pemerintah ke depan dapat terus membawa perubahan positif bagi masyarakat sehingga Kota Metro menjadi kota yang masyarakatnya semakin sejahtera, hidup dalam kebersamaan, serta memperoleh kebahagiaan, baik di dunia maupun di akhirat.
“Kota Metro menjadi kota yang masyarakatnya semuanya sejahtera dan yang paling penting semuanya masyarakatnya nantinya menjadi masyarakat yang penuh dengan kebahagiaan,” ungkapnya. (Fi)