Kabar Baik dari Metro, Ekonomi Tumbuh 5,20 Persen hingga Kemiskinan Turun

SEKELIK METRO – Perekonomian Kota Metro menunjukkan sinyal positif. Di tengah berbagai tantangan ekonomi, pertumbuhan ekonomi kota ini justru meningkat menjadi 5,20 persen pada 2025, dari 4,88 persen pada tahun sebelumnya.

Tak hanya ekonomi yang tumbuh. Data terbaru BPS Kota Metro juga memperlihatkan sejumlah indikator sosial mengalami perbaikan. Jumlah penduduk miskin berkurang, tingkat pengangguran turun, sementara kualitas pembangunan manusia terus meningkat.

Data tersebut tercantum dalam publikasi Metro Terkini Edisi Agustus 2026 yang dirilis BPS Kota Metro.

Ekonomi Tumbuh, Sektor Ini Jadi Penggeraknya
Pertumbuhan ekonomi Metro pada 2025 ditopang oleh sejumlah lapangan usaha yang mencatat pertumbuhan cukup tinggi.

Sektor penyediaan akomodasi dan makan minum menjadi salah satu yang tumbuh paling tinggi, yakni 10,85 persen. Industri pengolahan tumbuh 9,24 persen, sedangkan sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan mencapai 9,11 persen.

Namun, jika dilihat dari kontribusinya terhadap struktur ekonomi, perdagangan masih menjadi sektor terbesar dengan porsi 18,29 persen.

Industri pengolahan berada di posisi berikutnya dengan kontribusi 16,80 persen.

Artinya, geliat ekonomi Metro tidak hanya datang dari satu sektor. Aktivitas perdagangan, industri, pertanian hingga usaha akomodasi dan kuliner sama-sama memberikan dorongan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

PDRB Metro Tembus Rp9,19 Triliun
Pertumbuhan ekonomi tersebut juga terlihat dari nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

Pada 2025, PDRB Kota Metro berdasarkan harga berlaku mencapai Rp9,19 triliun. Angka ini meningkat dibandingkan 2024 yang berada di kisaran Rp8,48 triliun.

PDRB per kapita pun ikut naik. Dari Rp48,26 juta pada 2024 menjadi Rp51,74 juta pada 2025.

Kemiskinan Turun, Selisihnya Ribuan Orang
Salah satu angka yang cukup mencolok datang dari sektor kemiskinan.

Dalam rentang 2021 hingga 2025, jumlah penduduk miskin di Kota Metro turun dari 15,32 ribu jiwa menjadi 11,58 ribu jiwa.

Persentase kemiskinan juga turun cukup signifikan, dari 8,93 persen menjadi 6,44 persen.

Bukan hanya jumlahnya yang berkurang. Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) turun dari 1,27 menjadi 0,55. Sementara Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) turun dari 0,28 menjadi 0,07.

Data tersebut menunjukkan adanya perbaikan bukan hanya dari sisi jumlah penduduk miskin, tetapi juga tingkat kedalaman dan keparahan kemiskinan.

IPM Metro Naik, Harapan Hidup Capai 75,86 Tahun
Indikator pembangunan manusia juga bergerak positif.

BPS mencatat IPM Kota Metro meningkat dari 80,41 pada 2024 menjadi 81,22 pada 2025.

Umur harapan hidup masyarakat mencapai 75,86 tahun. Sementara harapan lama sekolah tercatat 14,97 tahun dan rata-rata lama sekolah mencapai 11,19 tahun.

Pengeluaran riil per kapita masyarakat juga mengalami peningkatan.

Pengangguran Turun Jadi 3,54 Persen

Kondisi pasar kerja Metro turut menunjukkan perkembangan.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun menjadi 3,54 persen pada 2025. Jumlah penduduk usia 15 tahun ke atas yang bekerja tercatat mencapai 91.074 jiwa.

Sementara Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) berada di angka 69,80 persen.

Inflasi Metro Masih Terkendali

Perkembangan ekonomi tersebut berlangsung bersamaan dengan kondisi inflasi yang relatif terkendali.

Pada Juli 2026, inflasi Kota Metro secara tahunan atau year-on-year tercatat 2,48 persen.

Sedangkan secara bulanan atau month-to-month, Metro justru mengalami deflasi 0,26 persen.

Rangkaian data tersebut memberikan gambaran bahwa sepanjang 2025 hingga perkembangan terbaru pada 2026, sejumlah indikator ekonomi dan sosial Kota Metro bergerak ke arah positif.

Mulai dari pertumbuhan ekonomi yang meningkat, PDRB yang bertambah, kemiskinan dan pengangguran yang menurun, hingga IPM yang terus naik.

Data BPS tersebut menjadi salah satu bahan penting untuk melihat sejauh mana perkembangan pembangunan Kota Metro sekaligus menjadi rujukan bagi pemerintah, pelaku usaha, akademisi dan masyarakat dalam membaca kondisi ekonomi daerah. (MNP)

0 Komentar