SEKELIK METRO – Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD Muhammadiyah Sang Pencerah Metro berlangsung meriah pada Senin (13/7/2026). Sejak pagi, ratusan siswa, mulai dari peserta didik baru kelas 1 hingga siswa kelas 2 sampai kelas 6, memenuhi lingkungan sekolah untuk memulai tahun ajaran baru.
Suasana apel pembukaan MPLS tampak berbeda dari biasanya. Seluruh petugas upacara merupakan guru tahfidz yang sehari-hari membimbing siswa dalam pembelajaran Al-Qur'an. Sementara itu, Kepala SD Muhammadiyah Sang Pencerah Metro, Ilham Azzam Khairruizqi, M.Pd., Gr., bertindak sebagai pembina upacara.
Dalam amanatnya, Ilham mengajak seluruh siswa mengikuti kegiatan MPLS dengan penuh semangat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua, khususnya para ayah yang hadir mengantarkan anak pada hari pertama sekolah sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah yang diinisiasi oleh pemerintah.
"Terima kasih kepada Bapak-Bapak yang sudah meluangkan waktu mengantarkan putra-putrinya ke sekolah. Kehadiran Ayah di hari pertama sekolah diharapkan mampu menumbuhkan rasa percaya diri anak-anak, khususnya siswa kelas 1 yang baru memulai lingkungan belajar," ujar Ilham.
Ia mengungkapkan, jumlah peserta didik di SD Muhammadiyah Sang Pencerah Metro terus mengalami peningkatan. Pada tahun ajaran 2026/2027, total siswa yang belajar di sekolah tersebut mencapai 580 orang. Meningkatnya jumlah siswa menjadi indikator tingginya kepercayaan masyarakat terhadap sekolah tersebut.
Meski demikian, pihak sekolah telah mengantisipasi sejumlah kendala teknis, salah satunya keterbatasan lahan parkir. Selama pelaksanaan MPLS, siswa kelas 5 sementara dipisahkan kegiatannya agar arus kendaraan dan aktivitas di lingkungan sekolah tetap tertata.
Memasuki sesi pengenalan sekolah, Ilham memberikan semangat kepada siswa baru agar tidak merasa takut ataupun canggung berada di lingkungan baru. Suasana semakin hangat ketika maskot karakter Upin hadir menyapa anak-anak di lapangan sekolah. Kehadiran tokoh tersebut disambut antusias dan membuat para siswa tampak lebih rileks mengikuti kegiatan.
Kepala sekolah juga mengajak peserta didik untuk mulai belajar mandiri sejak hari pertama serta menjalin pertemanan dengan seluruh teman sekelas.
Di akhir sambutannya, Ilham menekankan pentingnya menghargai perbedaan. Ia mengingatkan seluruh siswa agar saling menghormati dan tidak melakukan perundungan terhadap teman yang memiliki latar belakang maupun kebutuhan yang berbeda.
Menurutnya, SD Muhammadiyah Sang Pencerah Metro merupakan sekolah inklusi yang terbuka bagi seluruh anak tanpa membedakan kondisi maupun kemampuan mereka.
Rangkaian kegiatan MPLS hari pertama kemudian ditutup dengan sesi perkenalan di masing-masing kelas yang dipandu oleh wali kelas dalam suasana hangat dan penuh keakraban. (*)