Sekelik Metro - Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso mengingatkan peserta Pelatihan Perhotelan Angkatan ke-38 dan kelas internasional penempatan kerja luar negeri agar tidak hanya berfokus mencari pekerjaan, tetapi juga mempersiapkan masa depan sejak dini.
Pesan tersebut disampaikan Bambang saat membuka pelatihan calon tenaga kerja perhotelan di Kota Metro, Lampung, beberapa waktu lalu. Menurutnya, kesempatan bekerja di luar negeri harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, bukan sekadar mengejar gaya hidup.
"Saya ingatkan kepada calon pekerja yang mengikuti pelatihan ini untuk mempersiapkan diri. Di mana pun nanti bekerja, termasuk jika ada kesempatan ke luar negeri, harus ingat bahwa keberadaan di sana hanya sementara. Pada akhirnya kita akan kembali ke kampung halaman di negeri sendiri," kata Bambang.
Bambang menilai keberhasilan bekerja tidak semata diukur dari besarnya penghasilan, tetapi juga kemampuan memanfaatkan waktu dan pendapatan untuk membangun masa depan yang lebih baik.
Ia mengaku kerap mendengar kisah pekerja migran yang berangkat dengan target mengumpulkan modal, namun akhirnya larut dalam rutinitas maupun gaya hidup konsumtif di negara tempat bekerja.
"Sudah empat tahun, delapan tahun, bahkan lebih dari sepuluh tahun bekerja di luar negeri. Tapi saat pulang, yang tersisa hanya penyesalan karena tujuan awal tidak tercapai," ujarnya.
Selain itu, Bambang juga meminta peserta meningkatkan kemampuan bahasa asing sebagai bekal menghadapi persaingan di industri perhotelan yang semakin kompetitif.
Menurutnya, kemampuan berkomunikasi dengan tamu dari berbagai negara akan menjadi nilai tambah sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas.
Karena itu, peserta diminta memanfaatkan pelatihan tidak hanya untuk mengasah keterampilan teknis, tetapi juga meningkatkan kapasitas diri agar siap menghadapi kebutuhan dunia kerja, baik di dalam maupun luar negeri. (*)