Kunjungan Pasien RSUD SSB Metro Melonjak, Inovasi Pelayanan Mulai Berbuah Hasil

SEKELIK METRO – Jumlah kunjungan pasien di RSUD Sumbersari Bantul (SSB) Metro terus mengalami peningkatan dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi ini terjadi setelah berbagai pembenahan dan inovasi pelayanan dilakukan oleh manajemen rumah sakit.

Sejak dipimpin dr. Hasril Syahdu, M.K.M pada akhir 2025 lalu, RSUD SSB Metro mulai menghadirkan sejumlah program baru untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Data rumah sakit menunjukkan jumlah pasien rawat inap pada Januari 2026 mencapai 48 orang. Angka tersebut naik dibanding bulan-bulan sebelumnya yang hanya berkisar antara 25 hingga 29 pasien.

Peningkatan terus berlanjut pada Februari dengan 55 pasien, Maret 58 pasien, April 66 pasien, dan Mei mencapai 70 pasien rawat inap.

Kenaikan jumlah pasien ini dinilai tidak terlepas dari berbagai program yang mulai dijalankan rumah sakit. Salah satunya adalah layanan Ambulans Jemput Sakit Pulang Sehat, yang memudahkan masyarakat mendapatkan akses pelayanan kesehatan.

RSUD SSB Metro juga meluncurkan program Jumat Berkah, yaitu pemeriksaan kesehatan dan USG gratis bagi ibu hamil setiap hari Jumat. Program ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum maupun peserta BPJS Kesehatan.

Selain itu, ada pula program Bincang Sehat Sumbersari (BSS) dan Pelayanan Kesehatan Terpadu BAHAGIA yang bertujuan mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus memberikan edukasi kesehatan.

Tidak berhenti di situ, manajemen rumah sakit juga tengah menyiapkan sejumlah layanan unggulan seperti pelayanan paru, Stroke Center, pelayanan mata, layanan saraf, hingga hemodialisa (HD).

Direktur RSUD SSB Metro, dr. Hasril Syahdu, berharap berbagai program dan layanan yang dijalankan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk berobat di RSUD Sumbersari Bantul.

"Kami berharap peningkatan pelayanan ini dapat berdampak pada bertambahnya jumlah kunjungan pasien serta semakin baiknya pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kota Metro," ujarnya.

Selain menghadirkan program-program baru, pihak rumah sakit juga rutin menerima masukan dan kritik dari pasien maupun keluarga pasien sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan. (MNP)