Sekelik Metro – Wali Kota Metro menghadiri peresmian penggunaan seragam dan pengucapan janji mahasiswa sekaligus pembukaan Program Studi (Prodi) S1 Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan di Universitas Wirabuana. Momentum ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat peran pendidikan tinggi di Kota Metro.
Dalam sambutannya, Wali Kota Metro menyampaikan apresiasi kepada LLDIKTI Wilayah II atas dukungan terhadap pengembangan perguruan tinggi di daerah. Ia juga mengucapkan selamat kepada jajaran Universitas Wirabuana atas capaian akademik, termasuk peningkatan jabatan profesor.
Menurutnya, kemajuan Universitas Wirabuana tidak terlepas dari peran pendampingan LLDIKTI, sehingga kepercayaan yang diberikan perlu dimanfaatkan secara optimal.
Ia menegaskan, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mendorong pembangunan daerah, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Pemerintah Kota Metro, lanjutnya, berkomitmen mendukung penguatan sektor pendidikan demi mewujudkan kota pendidikan yang unggul dan berdaya saing.
Selain itu, Wali Kota juga menyoroti kontribusi mahasiswa dari berbagai daerah yang turut mendorong perputaran ekonomi lokal.
Ke depan, Pemkot Metro berharap Universitas Wirabuana terus berkembang dengan membuka program studi dan fakultas baru, termasuk fakultas kedokteran.
Ia juga berpesan kepada mahasiswa untuk menjaga profesionalisme serta kesungguhan dalam menempuh pendidikan agar mampu menjadi tenaga bidan yang kompeten dan bertanggung jawab.
Sementara itu, Rektor Universitas Wirabuana, Dr. Andi Warisno, menyampaikan terima kasih kepada LLDIKTI Wilayah II atas dukungan dalam proses perizinan hingga terbitnya SK pembukaan Prodi S1 Kebidanan dan Profesi Bidan.
Ia berharap, kehadiran prodi baru ini dapat meningkatkan jumlah mahasiswa serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan dan ekonomi daerah.
Rektor juga menekankan pentingnya kesiapan mahasiswa dalam menghadapi uji kompetensi sebagai syarat kelulusan.
Sebagai langkah peningkatan kualitas lulusan, Universitas Wirabuana berencana memperkuat kurikulum dengan porsi praktik hingga 50 persen serta mendorong pelaksanaan uji kompetensi lebih awal.
Selain itu, pihak kampus juga merencanakan pembangunan gedung baru guna mengakomodasi peningkatan jumlah mahasiswa dan pengembangan program studi. (*)