-->

Notification

×

Iklan

data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">

Iklan

Lapas Metro Digegerkan Drone Tak Bertuan, Petugas Langsung Amankan dan Periksa, Operator Masih Misterius

3/28/26 | Maret 28, 2026 WIB | Last Updated 2026-03-28T10:35:45Z
SELELIK  METRO — Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Metro menggagalkan pergerakan sebuah drone ilegal yang terbang memasuki area dalam lapas.


Kepala Lapas Kelas IIA Metro, Tunggul Buwono, melaluiKepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Achmad Walid, mengatakan insiden tersebut terjadi pada Jumat (27/3/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Walid menjelaskan, drone jenis mainan itu pertama kali terdeteksi oleh petugas pengamanan saat melintas di atas area dalam lapas. Menilai adanya potensi gangguan keamanan, petugas kemudian mengambil tindakan cepat dengan menjatuhkan perangkat tersebut.

“Petugas blok hunian langsung melakukan pencegahan dengan menjatuhkan drone yang melintas di area dalam lapas,” kata Walid, Sabtu (28/3/2023).

Setelah berhasil diamankan, drone tersebut langsung diperiksa oleh petugas. Hasil pemeriksaan tidak menemukan adanya muatan mencurigakan maupun barang terlarang.

“Dari hasil pengecekan, tidak ada indikasi gangguan keamanan atau barang yang melanggar ketentuan di dalam drone tersebut,” ujarnya.

Drone itu ditemukan di sekitar area belakang lapas, tepatnya dekat pos pengamanan. Petugas kemudian melakukan penyisiran di dalam dan sekitar lingkungan lapas untuk mencari operator drone, namun tidak ditemukan pihak yang mengendalikannya.

Pihak lapas menegaskan akan terus memperketat pengawasan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk yang memanfaatkan teknologi seperti drone.

“Kami akan meningkatkan kewaspadaan terhadap segala bentuk potensi gangguan keamanan, termasuk benda-benda yang melintas di sekitar lapas,” kata Walid. (MNP)