-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Kebersamaan di Bulan Ramadhan, Alumni SMPN 1 Metro 87–90 Gelar Bukber dan Berbagi

3/09/26 | Maret 09, 2026 WIB | Last Updated 2026-03-08T21:28:12Z
SEKELIK METRO — Yayasan Sahabat 87 menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dihadiri para alumni SMPN 1 Metro angkatan 1987 hingga 1990, para sahabat 87, serta sejumlah guru. Kegiatan tersebut berlangsung di Resto Ayam Desa 16 C, Metro Selatan, pada Minggu (8/3/2026).

Acara yang diketuai oleh Irma Frestiani ini turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Lampung Tondi Muammar Ghadafi Nasution, SE. Hadir pula Ketua PFI Juniardi, S.I.P., S.H., M.H., serta Direktur RSUD Ahmad Hanafiah Sukadana, Eva Susanti.

Meski Pembina Yayasan Sahabat 87, Brigjen Pol. Dr. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H., yang saat ini menjabat sebagai Wakapolda Riau tidak dapat hadir secara langsung, ia tetap memberikan dukungan, doa, dan semangat untuk terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ketua Yayasan Sahabat 87, Siti Rohani, dalam sambutannya mengungkapkan rasa haru dan bahagianya atas terlaksananya kegiatan tersebut. Menurutnya, acara ini dapat berjalan berkat kerja sama yang baik antara para alumni angkatan 87 dan panitia pelaksana.

“Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi ajang silaturahmi yang mempererat kebersamaan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yayasan Sahabat 87 juga menyalurkan santunan kepada 21 anak yatim dan penyandang disabilitas. Bantuan yang diberikan berupa paket sembako berisi beras 5 kilogram, gula pasir, minyak goreng, telur, serta uang tunai. Para penerima juga mendapatkan paket nasi kotak lengkap dengan lauk-pauk dan takjil untuk berbuka puasa.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Lampung, Tondi Muammar Ghadafi Nasution, menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi seperti ini tidak hanya mempererat ukhuwah, tetapi juga dapat meningkatkan keimanan.
Ia berharap santunan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi para penerima.

Kegiatan buka puasa bersama ini juga diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustaz Romadhon Habibi, Lc. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga dan terus membaca Al-Qur'an 

Alur’an sebagai petunjuk hidup bagi umat manusia.
“Al-Qur’an adalah hudalinnas atau petunjuk bagi manusia, yang perlu dibaca dan ditadaburi agar kehidupan menjadi lebih baik di dunia maupun di akhirat,” ungkapnya.

Acara kemudian ditutup dengan salat Magrib berjamaah, dilanjutkan dengan menikmati hidangan berbuka puasa bersama dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. (MNP)