SEKELIK METRO -- Wali Kota Metro H. Bambang Iman Santoso langsung merespons keluhan warga terkait rusaknya Jalan Teuku Umar, Imopuro, Metro Pusat. Setelah lama dikeluhkan, akhirnya jalan yang berlubang parah itu mulai diperbaiki.
Jalan Teuku Umar sebelumnya menjadi perhatian publik karena kerusakannya yang dinilai membahayakan pengendara. Beberapa warga bahkan melaporkan adanya kecelakaan akibat lubang besar di badan jalan. Mereka menilai kerusakan tersebut telah berlangsung puluhan tahun tanpa penanganan serius dari pemerintahan sebelumnya.
Janji Wali Kota Bambang untuk membenahi infrastruktur jalan pun mulai terlihat hasilnya. Proses perbaikan yang dikerjakan secara menyeluruh membuat warga Imopuro merasa lega, karena keluhan mereka akhirnya ditindaklanjuti.
Pantauan di lapangan menunjukkan perbaikan dilakukan total, bukan sekadar tambal sulam. Pekerja membongkar aspal lama, meratakan permukaan, hingga pengaspalan hotmix agar jalan lebih kuat dan tahan lama.
Sumiati, warga Imopuro yang tinggal di kawasan itu sejak kecil, mengaku terharu dengan perbaikan tersebut. Ia sering menyaksikan pengendara terjatuh akibat lubang besar di depan rumahnya.
“Saya lahir tahun 1960, dan sudah sembilan kali melihat warga jatuh karena jalan berlubang. Puluhan tahun tidak pernah diperbaiki,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Metro karena kini jalan sudah aman dan nyaman dilalui. “Sekarang jalannya mulus, lancar. Semoga tidak ada lagi pengendara yang jatuh,” tambahnya.
Di sisi lain, Kabid Dinas Pekerjaan Umum Kota Metro, Dodi, menjelaskan bahwa Jalan Teuku Umar memang pernah mendapat perbaikan pada 2019–2020, namun hanya berupa tambal sulam sehingga cepat rusak. Tahun ini, perbaikan total diprioritaskan karena tingkat kerusakannya cukup berat.
“Kami berterima kasih kepada warga yang mengapresiasi pekerjaan kami. Anggaran memang terbatas, tetapi titik-titik yang paling mendesak akan didahulukan,” kata Dodi.
Warga berharap langkah cepat pemerintah seperti ini dapat terus dipertahankan, terutama untuk infrastruktur yang berdampak langsung pada keselamatan dan kenyamanan masyarakat. (*)