-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Kodim 0411/KM Serahkan 194.000 Pil Ekstasi ke Polda Lampung

11/22/25 | November 22, 2025 WIB | Last Updated 2025-11-22T06:39:13Z
Sekelik Metro - Komandan Kodim 0411/KM, Letkol Inf Noval Darmawan, S.H., M.I.P., resmi menyerahkan barang bukti narkoba berupa pil ekstasi kepada Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung, Jumat (21/11/2025).

Barang bukti tersebut merupakan hasil temuan dua prajurit Kodim 0411/KM dan Korem 043/Gatam—Sertu Eko Wahyudi dan Serda Simanjuntak—saat menangani kecelakaan tunggal di Tol Trans Sumatra KM 136 pada Kamis (20/11/2025).

Awalnya, barang bukti diperkirakan berjumlah sekitar 90 ribu butir. Namun setelah penghitungan ulang, jumlahnya meningkat signifikan menjadi 194.631 butir pil ekstasi serta 3.869,69 gram serbuk ekstasi.

Penyerahan berlangsung sekitar pukul 15.20 WIB di Ruang Subdit I Ditresnarkoba Polda Lampung, Way Huwi, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan. Barang bukti diterima langsung oleh Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Lampung, AKBP Y. Ujang Jundari, S.E., M.H.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kasrem 043/Gatam, Kasi Intel Korem 043/Gatam, Danpomdam XXI/RI, Dandenpom II/3 Lampung, Dansatlakidik Denpom II/3 Lampung, serta Pasi Intel Kodim 0411/KM.
Rincian Barang Bukti:

1 unit mobil Nissan X-Trail hitam (D 1160 UN), kondisi rusak

Ekstasi oranye: 20 kantong — 113.928 butir + 1.369,75 gram serbuk

Ekstasi pink: 11 kantong — 63.639 butir + 1.407,92 gram serbuk

Ekstasi hijau: 3 kantong — 17.010 butir + 1.092,02 gram serbuk

Total keseluruhan: 194.631 butir pil ekstasi + 3.869,69 gram serbuk ekstasi.

Temuan ini berawal dari kecurigaan anggota TNI saat memeriksa kendaraan yang terlibat kecelakaan di lokasi kejadian. Ketelitian prajurit akhirnya mengungkap dugaan peredaran narkoba dalam jumlah besar.

Penyerahan barang bukti berlangsung aman dan tertib. TNI AD menegaskan komitmennya mendukung upaya pemberantasan narkoba di Indonesia. Pasalnya, narkotika dinilai sebagai ancaman serius bagi generasi muda dan masa depan bangsa. (*)