-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Dinas Sosial Gelar Diskusi Inklusif, Kota Metro Siapkan Langkah Konkret untuk Penyandang Disabilitas

11/30/25 | November 30, 2025 WIB | Last Updated 2025-11-29T20:25:36Z
Sekelik Metro - Dinas Sosial Kota Metro mengadakan diskusi antara pimpinan OPD, organisasi penyandang disabilitas, dan Komisi Nasional Disabilitas (KND) RI di OR Setda Kota Metro, Selasa (29/10/2024). Pertemuan ini bertujuan memperkuat koordinasi sekaligus membahas pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di daerah.

Anggota KND, Dr. Rachmita Maun Harahap, menegaskan komitmen KND untuk mendorong pemerintah daerah menerapkan kebijakan yang lebih inklusif. Ia menekankan pentingnya percepatan implementasi Peraturan Daerah yang mengatur program untuk penyandang disabilitas serta pembentukan Komite Daerah Disabilitas (KDD) dengan melibatkan penyandang disabilitas secara langsung.

Dalam diskusi, para peserta membahas berbagai tantangan terkait penerapan kebijakan inklusif, termasuk perlunya langkah konkret dari pemerintah daerah untuk menjamin hak-hak penyandang disabilitas.

Dari sektor pendidikan, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, Deddy Hasmara, memaparkan upaya yang telah dilakukan, seperti penyediaan kuota afirmasi 15 persen dalam PPDB bagi siswa dari keluarga kurang mampu dan penyandang disabilitas. Tahun 2024 tercatat 39 peserta didik penyandang disabilitas di PAUD, 130 di SD, dan 33 di SMP. Ia juga menjelaskan proses pembentukan unit layanan disabilitas yang ditargetkan beroperasi akhir tahun, serta peningkatan kapasitas 214 tenaga pendidik dalam dua tahun terakhir.

Menurut Deddy, dukungan dari Dinas Sosial dan terbentuknya Pokja Inklusi semakin memperkuat layanan pendidikan inklusif di Kota Metro. Ia berharap pertemuan ini membawa kemajuan nyata dalam pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas.

Sekretaris Daerah Kota Metro, Ir. Bangkit Haryo Utomo, menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah meningkatkan aksesibilitas fasilitas umum, layanan pendidikan inklusif, akses kerja, serta kesadaran masyarakat terhadap isu disabilitas. Ia juga menyebut bahwa Kota Metro mendapat apresiasi atas layanan yang dinilai baik bagi penyandang disabilitas. (*)