Bangun Kesadaran dari Usia Dini, Rafieq Ingin Budaya Pilah Sampah Mengakar di Kota Metro

SEKELIK METRO – Antusiasme terlihat dari wajah para siswa SD Negeri 4 Metro Utara saat menyambut kedatangan Wakil Wali Kota Metro, Dr. M. Rafieq Adi Pradana, dalam kegiatan bertajuk Pilah Sampah Menjadi Berkah, Senin (2/11/2026).

Kegiatan tersebut dimanfaatkan sebagai sarana edukasi untuk memperkenalkan pentingnya menjaga kebersihan serta membangun kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.

Di hadapan para siswa, Rafieq menyampaikan bahwa sampah tidak selamanya menjadi barang yang tidak berguna. Jika dipilah dan dikelola dengan baik, sampah justru berpotensi memberikan manfaat bahkan memiliki nilai ekonomi.

Menurutnya, pemahaman mengenai pengelolaan sampah perlu ditanamkan melalui kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan anak-anak, baik di sekolah maupun di rumah.

Mulai dari mengenali perbedaan sampah organik dan anorganik hingga membiasakan diri membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.

Rafieq berharap, program tersebut tidak hanya menjadi kegiatan edukasi sesaat, tetapi mampu membentuk perilaku positif yang diterapkan secara konsisten oleh para pelajar.

Ia juga menekankan bahwa persoalan kebersihan dan kelestarian lingkungan bukan semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah. Dibutuhkan kesadaran serta keterlibatan masyarakat secara luas, termasuk generasi muda.

“Sampah bisa menjadi berkah ketika dikelola dengan bijak. Dari sekolah, kesadaran menjaga lingkungan ditanamkan untuk mewujudkan Kota Metro yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan,” kata Rafieq.

Melalui gerakan ini, Pemerintah Kota Metro berharap kesadaran memilah sampah dapat tumbuh menjadi budaya di lingkungan pendidikan dan masyarakat. Dengan begitu, upaya menciptakan kota yang bersih dan berkelanjutan dapat dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan sejak dini. (*)