SEKELIK METRO— Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tak hanya dilakukan melalui penanganan di lapangan. Tim Satgas Karhutla Mabes TNI bersama Kodim 0411/Kota Metro turut menyasar generasi muda dengan memberikan edukasi kepada siswa SMK Muhammadiyah 3 Metro, Jumat (11/9/2026).
Sosialisasi tersebut digelar di Aula SMK Muhammadiyah 3 Metro, Jalan Soekarno Hatta No. 16B, Kelurahan Mulyojati, Kecamatan Metro Barat. Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.15 WIB dan menjadi bagian dari penyuluhan teritorial dalam pelaksanaan tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
Sejumlah jajaran Tim Satgas Karhutla Mabes TNI hadir dalam kegiatan itu. Di antaranya Brigjen TNI (Mar) Fery Marpaung, Brigjen TNI (Mar) Toni Kurniawan, serta Sekretaris Satgas Karhutla Mabes TNI Kolonel Inf Andi Kusworo, S.E.
Kedatangan rombongan disambut Danramil 411-03/Metro Selatan Kapten Inf Zaenuri, Camat Metro Barat Risfania, S.STP., M.Si., Kapolsek Metro Barat Iptu Wardjo, S.H., Kepala SMK Muhammadiyah 3 Metro Drs. Muhammad Husein, S.Pd.I., Lurah Mulyojati Ngadiono, S.I.P., jajaran puskesmas, guru, dan para siswa.
Sekretaris Satgas Karhutla Mabes TNI Kolonel Inf Andi Kusworo mengatakan, pelajar mempunyai posisi penting dalam membangun kesadaran masyarakat terkait pencegahan karhutla. Menurutnya, siswa dapat berperan sebagai agen perubahan dengan ikut mengedukasi lingkungan di sekitarnya.
“Pencegahan Karhutla merupakan instruksi langsung Bapak Presiden yang dilaksanakan TNI melalui skema Operasi Militer Selain Perang (OMSP) berdasarkan UU Nomor 3 Tahun 2025,” ujar Andi.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa tidak hanya dikenalkan pada risiko kebakaran hutan dan lahan. Mereka juga mendapatkan pemahaman mengenai langkah pencegahan sejak dini serta pentingnya menjaga lingkungan agar terhindar dari kebakaran dan dampak asap.
Materi kemudian disampaikan secara interaktif oleh Tim Akademik Satgas Karhutla, Letkol Laut (KH) Hari DP. Materi yang diberikan mencakup pencegahan dan penanggulangan awal karhutla, dampak asap terhadap kesehatan pernapasan serta ekosistem, hingga ketentuan hukum dan ancaman pidana bagi pelaku pembakaran lahan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat koordinasi antara Satgas Karhutla Mabes TNI, Kodim 0411/Kota Metro, pemerintah daerah, kepolisian, dan pihak sekolah. Kolaborasi itu dinilai penting untuk membangun kesadaran bersama dalam mencegah karhutla.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembulatan materi dan foto bersama. Sosialisasi berakhir sekitar pukul 11.12 WIB dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif. (*)