SEKELIK METRO - Sebelum masuk Tahun Ajaran 2026/2027, Wakil Wali Kota Metro Muhammad Rafieq Adi Pradana meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Metro segera mengevaluasi ketimpangan jumlah peserta didik baru di sekolah-sekolah negeri. Menurutnya, perbedaan jumlah murid yang cukup mencolok antarsekolah perlu menjadi perhatian agar tidak berdampak pada kualitas layanan pendidikan.
Permintaan itu disampaikan Rafieq saat memimpin apel rutin di lingkungan Pemerintah Kota Metro, Senin (13/7/2026). Ia menilai, masih ada sekolah yang menjadi tujuan utama para orang tua, sementara sekolah lain justru hanya menerima sedikit peserta didik baru.
"Ketimpangan ini perlu dievaluasi. Jangan sampai ada sekolah yang kelebihan murid, sementara sekolah lain kekurangan siswa," kata Rafieq.
Ia menjelaskan, jumlah peserta didik berpengaruh langsung terhadap besaran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diterima setiap sekolah. Semakin sedikit jumlah murid, semakin kecil pula dana operasional yang diperoleh.
Kondisi tersebut, lanjut Rafieq, berpotensi menghambat operasional sekolah. Mulai dari pemenuhan kebutuhan harian, pemeliharaan sarana dan prasarana, hingga upaya meningkatkan mutu pendidikan. Jika terus berlangsung, bukan tidak mungkin ada sekolah negeri yang kesulitan bertahan.
Karena itu, ia meminta Disdikbud Kota Metro segera menyiapkan langkah evaluasi sekaligus solusi agar distribusi peserta didik lebih merata di seluruh sekolah negeri.
Rafieq juga menyoroti masih melekatnya anggapan mengenai sekolah favorit dan nonfavorit di tengah masyarakat. Persepsi tersebut dinilai menjadi salah satu penyebab penumpukan pendaftar di sejumlah sekolah, sementara sekolah lain kesulitan memperoleh murid baru.
Di sisi lain, sekolah negeri kini juga menghadapi persaingan dengan sekolah swasta yang terus meningkatkan kualitas layanan, menorehkan prestasi, serta menawarkan berbagai program unggulan untuk menarik minat masyarakat.
Menurut Rafieq, pemerataan jumlah peserta didik perlu menjadi perhatian bersama agar seluruh sekolah negeri di Kota Metro memiliki kesempatan yang sama dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas. (MNP)