SEKELIK METRO | BANDARLAMPUNG – Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Firdaus, resmi melantik Kelompok Kerja (Pokja) News Room Jaga Desa Provinsi Lampung untuk masa bakti 2026–2029. Pelantikan berlangsung di Yunna Hotel Bandarlampung, Kamis (16/7/2026), dan dihadiri pengurus SMSI serta perwakilan dari berbagai kabupaten dan kota di Lampung.
Pembentukan Pokja News Room Jaga Desa merupakan hasil kolaborasi antara Kejaksaan Republik Indonesia dengan SMSI Pusat. Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pengawasan pembangunan desa melalui sinergi antara insan pers, pemerintah, dan masyarakat.
Selain itu, pembentukan Pokja juga merupakan tindak lanjut dari perjanjian kerja sama antara SMSI dengan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS). Kerja sama tersebut bertujuan mendukung pembangunan desa yang lebih transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Pokja News Room Jaga Desa dibentuk sebagai wadah kolaborasi yang melibatkan jurnalis media siber, pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), aparat penegak hukum, hingga masyarakat. Kehadiran berbagai unsur tersebut diharapkan mampu menciptakan pengawasan yang efektif terhadap pelaksanaan program pembangunan di desa.
Melalui Pokja ini, para pengurus memiliki tugas mengawal berbagai program pembangunan desa dengan menyajikan informasi yang akurat, berimbang, edukatif, dan dapat dipertanggungjawabkan. Informasi yang dipublikasikan diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat sekaligus menjadi sarana kontrol sosial.
News Room Jaga Desa juga diharapkan menjadi ruang redaksi media siber yang secara khusus berfokus pada pemberitaan pembangunan desa. Dengan demikian, berbagai potensi, capaian, maupun tantangan yang dihadapi desa dapat tersampaikan kepada publik secara objektif dan terbuka.
Struktur kepengurusan Pokja News Room Jaga Desa telah dibentuk mulai dari tingkat Provinsi Lampung hingga 15 kabupaten dan kota. Masing-masing wilayah memiliki susunan pengurus yang terdiri atas ketua, sekretaris, dan bendahara untuk menjalankan program sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya.
Melalui pembentukan Pokja News Room Jaga Desa, SMSI berharap sinergi antara media, pemerintah desa, aparat penegak hukum, dan masyarakat semakin kuat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong pembangunan desa yang lebih berkualitas, meningkatkan transparansi penggunaan anggaran, serta menghadirkan informasi yang kredibel bagi masyarakat luas. (*)