Dari CPNS ke PNS: 86 Pegawai Kota Metro Akhirnya Diangkat Setelah Latsar dan Proses Panjang Sejak 2020


SEKELIK METRO — Setelah penantian sejak seleksi 2020, sebanyak 86 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kota Metro akhirnya resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada 2026.

Pengangkatan ini ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) dan pengambilan sumpah janji yang digelar di Aula Pemerintah Kota Metro, Senin (27/4/2026).

Kepala BKPSDM Kota Metro, Elmanani, mengatakan proses pengangkatan tersebut telah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, termasuk Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN serta aturan terkait manajemen PNS.

“Pengangkatan ini menjadi bentuk kepastian status bagi CPNS yang telah menyelesaikan seluruh tahapan, termasuk Latsar, serta memenuhi syarat kesehatan,” ujarnya.

Dari total 86 orang yang diangkat, terdiri dari 16 tenaga kesehatan dan 70 tenaga teknis. Selain menerima SK, para peserta juga mengikuti pengambilan sumpah janji sebagai bentuk komitmen terhadap negara dan konstitusi.

Jumlah peserta yang mengikuti sumpah tahun ini tercatat sebanyak 94 orang, termasuk dari pengangkatan lainnya. Sumpah diucapkan sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.

Sementara itu, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, mengingatkan bahwa status sebagai PNS bukan sekadar pencapaian, melainkan awal tanggung jawab sebagai abdi negara.

“Ini adalah awal untuk meningkatkan kinerja, disiplin, dan profesionalisme dalam melayani masyarakat,” kata dia.

Ia juga menyoroti tantangan ke depan yang semakin kompleks, seiring meningkatnya pengawasan publik dan tuntutan pelayanan yang cepat, tepat, serta transparan.

Menurutnya, integritas dan loyalitas menjadi kunci utama dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara.

“ASN adalah wajah pemerintah di tengah masyarakat. Harus jujur, disiplin, inovatif, dan melayani dengan sepenuh hati,” ujarnya.

Ia pun mendorong para ASN baru untuk terus mengembangkan kompetensi dan menjunjung tinggi nilai-nilai berAKHLAK.

“Pengangkatan ini bukan akhir, tetapi awal dari pengabdian panjang bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” pungkasnya. (*)