SEKELIK METRO — Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyerahkan bantuan 7 unit bentor dan 22 unit kotak sampah organik.Penyerahan langsung dilakukan oleh Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, kepada kelurahan.
Sebanyak 22 unit kotak sampah organik tersebut ditujukan untuk dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Acara berlangsung di halaman Kantor DLH setempat, Jumat (20/02/2026).
Penyerahan sarana dan prasarana persampahan ini juga dalam rangka memperingati Hari Sampah Nasional tingkat Kota Metro tahun 2026.
Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menyampaikan harapannya agar bantuan tersebut dapat sangat bermanfaat untuk menambah sarana dan prasarana pengelolaan sampah di Kota Metro.
“Kita takkan pernah berhenti berpikir bahwa penyelesaian pengelolaan sampah di Kota Metro, dengan kebersamaan kita, insyaallah pasti dapat diatasi dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Bambang juga mengajak semua pihak yang hadir pada kesempatan tersebut untuk melaksanakan program-program pemerintah pusat dengan sebaik-baiknya, sesuai tema yaitu Kolaborasi Untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat Bersih dan Indah).
“Program Bapak Presiden Prabowo yang sangat kita banggakan, dengan program Asri, jangan pernah berhenti, walaupun tidak dalam skala besar yang selalu dikomandoi oleh pemerintah daerah.”
Dalam pengelolaan sampah, perlu adanya inovasi dan kreasi dari masing-masing camat dan lurah. Pemerintah harus dapat memberikan contoh kepada masyarakat agar masyarakat bisa mempunyai budaya malu membuang sampah sembarangan.
“Untuk camat dan lurah, ajak semua masyarakatnya untuk senantiasa peduli terhadap kebersihan lingkungan.”
Dengan adanya kotak sampah organik tersebut, dapur-dapur MBG di Kota Metro diharapkan dapat mengelola sampah dengan sebaik-baiknya.
“Ini ada sekitar 30 dapur MBG di Metro yang sudah beroperasi, baru 22 yang tersedia, jadi ini sudah dipancing oleh pemerintah. Jangan berharap semuanya dari pemerintah, jadi juga harus ada kepedulian dari pemilik usaha tersebut,” tambahnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Metro, Yeri Ehwan, menyampaikan bahwa sumber bantuan tersebut adalah 5 unit bentor dari CSR Bank Lampung di tahun 2025 dan 2 unit dari DLH Kota Metro. Selain itu, ada bantuan dari Kementerian Lingkungan Hidup berupa 22 kotak sampah untuk dapur MBG guna menampung sampah organik.
“Sehingga sampah-sampah MBG ini tidak terbuang, dapat dibuat kompos, atau bisa didaur ulang dan bisa bermanfaat,” jelasnya.
Ketujuh bentor tersebut diserahkan kepada 6 kelurahan yang tersebar di Metro Utara, Metro Barat, dan Metro Selatan.
“Metro Utara (Banjarsari dan Karangrejo), Metro Selatan (Margodadi), Metro Barat (Mulyasari dan Ganjarasri), Hadimulyo Barat Metro Pusat, dan satu untuk Satgas di Dinas DLH,” kata Yeri. (Sal)